![]() |
Terumbu Karang Karimunjawa |
Karimunjawa terletak di tengah laut jawa ±45mil laut
sebelah barat laut dari kota jepara, terdapat 27 pulau 5 diantaranya
berpenghuni, dengan luas daratan ±1.500 hektare dan perairan ±110.000 hektare
karimunjawa berpenduduk lebih dari 8.000 jiwa, karimunjawa meliputi 1 kecamatan
terdiri dari 4 desa (karimunjawa, kemujan, parang dan nyamuk) terdapat pula
beberapa suku diantaranya suku jawa yang terbanyak, suku bugis, suku madura, suku
bajo, suku buton dan masih ada beberapa suku lainnya dikarimunjawa
Karimunjawa pada mulanya
merupakan kawasan Cagar Alam Laut berdasarkan Keputusan Menteri Kehutanan No.
123/Kpts-II/1986 tanggal 9 April 1986. Kemudian melalui Surat Menteri Kehutanan
No.161/Menhut-II/1988 tanggal 23 Februari 1988, kawasan tersebut ditetapkan
sebagai taman nasional. Setelah itu, melalui SK Menteri Kehutanan No.78/
Kpts-II/1999, tanggal 15 maret 2001 ditetapkan oleh pemerintah jepara sebagai
taman nasional dengan nama Taman Nasional Karimunjawa. Karimunjawa terdapat terumbu
karang (69 marga karang keras, 353 spesies ikan karang) hutan pantai, serta
Beberapa fauna langka yang berhabitat disini adalah burung elang dada putih, penyu
sisik, penyu hijau dan hutan bakau. Di hutan bakau karimunjawa ditemukan 45
jenis spesies mangrove dicirikan dengan adanya ketapang, cemara laut, jati
pasir, setigi, waru laut, dan bakau hitamah. Tumbuhan yang menjadi ciri khas
Taman Nasional Karimunjawa yaitu dewadaru (Crystocalyx macrophyla) yang
terdapat pada hutan hujan dataran rendah